Friday, July 27, 2018

PERMAK DURIAN PURBA


Top Working Pohon Durian

Durian memang pantas disebut sebagai rajanya buah. Selain rasanya yang benar-benar manis, legit, lezat dan terkadang ada rasa pahitnya, buah durian telah mampu membuai banyak orang.  Sehingga banyak orang ingin menanamnya. Apalagi sekarang banyak sekali jenis durian yang mampu berbuah di umur yang relatif pendek, biji kecil,  daging buah tebal dan ukuran besar (bisa mencapai 15 kg per buah).

Lalu bagaimana jika seseorang sudah terlanjur menanam durian lokal yang tidak mempuyai  sifat unggul tersebut di atas atau ingin mengganti jenis duriannya dengan jenis yang lain?

Gampang saja…..lakukan  top working di pohon durian Anda.

Top Working adalah cara memperbaiki mutu tanaman dengan cara menyatukan  tanaman yang sudah dewasa berupa pokok tanaman dengan entres dari tanaman unggul yang dikehendaki. Dari satu pokok durian dapat  diberi 2 atau lebih entres dengan jenis yang sama atau entres yang berbeda sehingga nantinya dalam satu pokok durian terdapat lebih dari satu jenis durian.

Keunggulan tanaman hasil top working ini adalah :

1.       Dari satu pokok tanaman dapat mempunyai beberapa jenis tanaman.
2.       Saat kekeringan tidak perlu menyiram karena pokok tanaman durian sudah mampu mencari sumber air dari dalam tanah.
3.       Entres atau mata tunas akan cepat tumbuh besar karena pokok tanaman sudah mempunyai perakaran yang banyak sehingga mampu mensuplai asupan unsur hara bagi pertumbuhan entres.

Alat yang diperlukan unutk melakukan top working ini adalah :

1.       Pisau okulasi yang tajam dan bersih.
2.       Plastik tape atau plastik okulasi.
3.       Tali raffia.
4.       Plastik besar untuk sungkup
Text Box: Cara-cara top working akan dibahas di artikel berikutnya 

Nah dari hasil top working inilah nantinya kita dapat menikmati durian dengan jenis yang kita kehendaki.


MUDAH BUKAN??

GEJALA KEKURANGAN UNSUR HARA MAKRO


GEJALA TANAMAN KEKURANGAN DAN KELEBIHAN UNSUR HARA MAKRO NPK

Kita pasti menginginkan tanaman yang ditanam akan tumbuh dengan baik. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman, salah satunya adalah asupan unsur hara bagi tanaman. Kekurangan dan kelebihan unsur hara akan sangat merugikan para petani karena pertumbuhan tanaman terganggu seperti kerdil, ujung daun mongering, daun keriting, buah kecil-kecil, bulir-bulir biji kecil, daun layu dan masih banyak lagi.

Hal tersebut di atas dapat kerjadi karena adanya kelebihan atau kekurangan unsur hara. Gejala-gejala tanaman kekurangan atau kelebihan unsur hara dapat diketahui dari tanda-tanda fisik yang terdapat pada bagian tanaman terutama dau dan batang.



Berikut beberapa gejala yang ditunjukkan tanaman bila kekurangan atau kelebihan unsur hara tertentu :


NITROGEN (N)
Kekurangan:
  • Pertumbuhan terhambat, kerdil, dan lemah.
  • Pada daun bagian bawah akan menguning karena kekurangan klorofil.
  • Tulang-tulang di bawah daun muda akan terlihat pucat.
  • Daun akan mengering dan rontok, meskipun daun muda.
Kelebihan:
  • Terjadi perubahan warna daun menjadi hijau tua.
  • Daun menjadi terlalu lebat sehingga menjadi terlalu rimbun sehingga mudah menyerap dan menyimpan air sehingga rentan terhadap serangan penyakit karena jamur maupun bakteri.
  • Turunnya produksi bunga dan buah.
PHOSPORE
Kekurangan:
  • Daun tua berubah warna menjadi keunguan dan cenderung kelabu.
  • Pada tepi daun tua menjadi coklat.
  • Pada tulang daun muda berubah menjadi hijau gelap.
  • Pada  tepi daun muda seperti terbakar, daun kerdil, dan akhirnya gugur.
  • Gejala pada beberapa tanaman, di sekitar tulang daun akan berubah warna menjadi gelap dan coklat kehitaman.
  • Pertumbuhan menjadi lambat dan tanaman kerdil.
Kelebihan:
  • Kelebihan fosfor menakibatkan proses penyerapan unsur hara nitrogen berkurang karena terjadi ikatan-ikatan kimia antara P dan N sehingga daun menjadi pucat, layu dan kering.
KALIUM (K)
Kekurangan:
  • Pada daun tua terlihat kering dan terlihat bercak seperti terbakar hingga akhirnya gugur.
  • Bunga menjadi mudah gugur.
  • Tepi daun menggulung ke bawah.
Kelebihan:
  • Gejala tanaman kelebihan unsur hara kalium mengakibatkan terhambatnya penyerapan kalsium dan magnesium. Sehingga gejala kelebihan kalium mirip dengan gejala kekurangan unsur kalsium dan magnesium. Pertumbuhan tanaman terhambat, sehinggatanaman mengalami defisiensi, daun tampak mengerut kemudian tepi daun menguning, timbul bercak-bercak coklat kemudian daun mati.

Cara penanggulangan kekurangan unsur hara makro yaitu dengan melakukan pemupukan sesuai denga kebutuhan. Demikian  sebaliknya dengan gejala kelebihan unsur hara makro yaitu dengan mengurangi jumlah pupuk yang diberikan.

Thursday, July 26, 2018

KELENGKENG YANG WOW!!!


TANAMAN KELENGKENG YANG WOW!!!!

Mau punya tanaman kelengkeng dengan buah yang lebat dan besar?
Gampang…..segampang kita membalikkan telapan tangan.

Tentunya ada syarat-syarat yang harus dipenuhi antara lain :

1.      Bibit kelengkeng
2.      Proses penananan
3.      Pemeliharaan tanaman belum berbuah
4.      Pemeliharaan tanaman berbuah

Dewasa ini banyak sekali bermunculan berbagai klon tanaman kelengkeng. Sebelumnya, di Indonesia hanya dikenal ada satu jenis kelengkeng yaitu kelengkeng yang hanya mampu berbuah di dataran tinggi. Namun sekarang banyak masuk klon kelengkeng yang dapat berbuah lebat di dataran tinggi maupun dataran rendah. Umumnya kelengkeng tersebut merupakan kelengkeng introduksi dari Negara Thailand dan Vietnam.
Sudah sangat banyak yang menanam kelengkeng introduksi dari 2 negara tetangga Indonesia itu baik skala rumahan (ditanam di pekarangan), kebun kecil maupun skala industri (lebih dari 1 hektar).

1.      BIBIT KELENGKENG

Penentuan pemilihan bibit kelengkeng adalah faktor penentu utama dalam keberhasilan seseorang untuk dapat sukses bertanam kelengkeng. Harus diperhatikan bahwa kelengkeng tertentu akan lebih bagus di tanam di daerah tertentu pula. Pemilihan bibit kelengkeng juga harus dari sumber yang dapat dipercaya karena menanam kelengkeng adalah investasi jangka panjang. Jangan sembarang membeli bibit , karena salah memilih hasilnya akan sangat mengecewakan.

Banyak sekali klon kelengkeng yang bisa tumbuh optimal di Indonesia seperti kelengkeng merah/Ruby Longan, Itoh,Diamond River, Pingpong, Aroma Durian, Puangray.

2.      PROSES PENANAMAN

Jika ingin menghasilkan tanaman kelengkeng dengan buah yang optimal, maka proses penanaman juga harus sangat diperhatikan. Buatlah lubang tanam dengan ukuran 60 x 60 x 60 cm atau 100 x 100 x 60 cm. Berikan pupuk dasar pupuk kandang atau kompos, kapur dolomit, SP-36, NPK dengan perbandingan 40:8:2:1.

Setelah bibit ditanam, lakukan penyiraman pagi dan sore. Penanaman yang dilakukan di musim hujan maka penyiraman dilakukan jika hari tidak hujan.

3.      PEMELIHARAAN TANAMAN BELUM BERBUAH

Selama tanaman belum berbuah maka pemeliharaan harus dilakukan meliputi pemangkasan bentuk (pemangkasan dahan atau ranting yang tidak perlu), pemberantasan hama dan penyakit, pemberantasan gulma serta pemupukan.

Pemupukan pada fase ini dilakukan setiap sebulan bulan sekali diberikan pupuk NPK 16:16:16 sesuai dengan dosis yang tertera dalam kemasan. Berikan pula pupuk kandang 2 kali dalam setahun sebanyak 20 kg untuk sekali pemberian. Pupuk daun majemuk juga sudah mulai dapat diberikan ketika tanaman sudah mulai menginjak umur 6 bulan. Pupuk daun yang biasa digunakan seperti Gandasil B, Gandapan dll. Dosis pupuk disesuaikan dengan yang tertera di kemasan.

Pengendalian hama dan penyakit dapat disesuaikan dengan jenis penyakit dan hamanya sehingga tindakan yang diambil dapat disesuaikan dengan kondisi tanaman.

4.      PEMELIHARAAN TANAMAN BERBUAH

Tanaman kelengkeng adalah termasuk tanaman yang cepat berbuah. Kelengkeng yang berasal dari cangkok atau sambung pucuk sudah dapat berbuah di umur 8 – 12 bulan. Pemeliharaan tanaman yang sudah berbuah hamper sama dengan pemeliharaan pada tanaman belum berbuah.

Pemangkasan bentuk harus tetap dilakukan. Usahakan pemangkasan bentuk agar sinar matahari dapat mengenai semua permukaan tanaman. Ranting dan dahan yang tidak perlu dan saling menungpung sebaiknya dipangkas.

Pemupukan pada fase ini adalah dengan pupuk kandang 40 kg per pohon per tahun.dan dipupuk NPK 16:16:16 sesuai dosis yang tertera di kemasan. Ditambahkan pula dengan pupuk daun dengan dosis sesuai anjuran sebulan sekali.

Pemberantasan hama dan penyakit dilakukan dengan melihat gejala yang ada pada tanaman. Pemberantasan gulma dapat dilakukan dengan cara manual maupun menggunakan herbisida.

NAAAAHHH…..SETELAH SEMUA KITA LAKUKAN DENGAN BENAR DAN IKHLAS, KITA TUNGGU HASILNYA SAMBIL BERDO’A.
SELAMAT BERKEBUN

Tuesday, July 24, 2018

UNSUR HARA MIKRO


UNSUR HARA MIKRO
UNSUR HARA MIKRO sangat penting bagi pertumbuhan tanaman serta berperan penting dalam nutrisi tanaman seimbang. Unsur hara mikro antara lain boron (b), tembaga (Cu), besi (Fe), mangan (Mn), Molibdenum (Mo), seng (Zn), klorin (Cl). Unsur tersebut sangat penting bagi tanaman msekipun tanaman tidak memerlukan dalam jummlah banyak. Kekurangan salah satu unsur hara mikro di dalam tanah dapat menghambat pertumbuhan bahkan ketika semua nutrisi lain tercukupi dalam jumlah banyak.

Pengambilan hasil panen dalam jumlah yang tinggi akan menghilangkan unsur hara mikro dari tanah, sehingga perlu adanya penambahan unsur hara mikro yang dibutuhkan tanaman baik itu melalui daun maupun akar agar kebutuhan unsur hara mikro terpenuhi.
Berikut beberapa unsur hara mikro  :
1.   Boron (B)
Boron ada dalam tanah sebagai anion BO33 – bentuk yang biasa diambil oleh tanaman. Salah satu unsur hara mikro yang paling penting yang mempengaruhi stabilitas membran. Boron mendukung integritas struktural dan fungsional membram sel tumbuhan. Gejala defisiensi pertama kali muncul pada titik tumbuh dan jenis tanah tertentu lebih rentan terhadap defisiensi boron.
2.   Tembaga (Cu)
Tembaga bermanfaat untuk mengaktifkan enzym dan mengkatalis reaksi dalam beberapa proses pertumbuhan tanaman. Kehadiran tembaga terkait erat dengan produksi vitamni A dan membantu kelancaran sintesa protein.
3.   Besi (Fe)
Besi sangat penting bagi pertumbuhan tanaman dan produksi pangan. Tanaman mengambil Fe sebagai kation ferrous (Fe2+). Besi adalah komponen dari banyak enzym yang terkait dengan transfer energi, reduksi dan fiksasi nitrogen dan pembentukan lignin.
4.   Mangan (Mn)
Mangan (mn) berfungsi terutama sebagai bagian dari sistem enzym pada tumbuhan. Mangan berfungsi mengaktifkan beberapa rekasi metabolik penting dan memainkan peran langsung dalam fotosintesis. Managn mempercepat perkecambahan dan kematangan serta meningkatkan ketersediaan fosfor (p) dan Kalium (Ca).
5.   Molibdenum (Mo)
Molibdenum adalah unsur yang diperlukan bagi sintesis dan aktivitas enzym nitrat reduktase. Molibdenum sangat penting bagi proses fiksasi nitrogen (N) simbiotik oleh Rhizobia dalam modul akar legum.
6.   Seng (Zn)
Seng diambil oleh tanaman sebagai Zn+2 kation divalen. Termasuk unsur hara mikro penting bagi tanaman yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit. Unsur Zn berperan sebagai aktivator enzym, pembentuk klorofil dan membantu proses fotosintesis. Unsur Zn berfungsi juga dalam pembentukan hormon tumbuh (auxin) dan penting bagi keseimbangan fisiologis.
7.  Klorin (Cl)
Klorin mempunyai fungsi fisiologis yang sangat penting dalam proses fotosintesis tanaman terutama pada fase terang. Apabila ion Cl ini tidak tersedia maka proses fotosintesis akan terhambat sehingga menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan tanaman akan terhambat. Dalam fotosintesis fase terang, ion Cl berperan dalam transfer elektron di dalam klorofil sehingga terbentuk senyawa ATP berenergi tinggi dan senyawa inilah yang dipergunakan dalam fase gelap untuk pembentukan karbohidrat (C6H12O6). Apabila ATP tidak terbentuk pada fase terang, pembentukan karbohidrat pada fotosintesis fase gelap akan terhambat.




Monday, July 23, 2018

SUPER MANGGA



Pada suatu saat ketika saya dalam perjalanan berkunjung ke rumah seorang kawan lama di daerah, di sebuah halaman rumah seseorang saya melihat 2 pohon mangga berbuah sangat lebat.
LUAR BIASA !!!!!

Buahnya begitu sempurna dengan ukuran yang seragam dan tanpak mulus.

CANTIK SEKALI......SUBHANALLAH...!!!!

Dalam hati saya harus tahu bagaimana si empunya pohon merawatnya.
Kita pasti tahu pohon jika dirawat dengan baik dan penuh rasa kasih sayang pasti akan memberikan hasil yang optimal pula. Pohonnya seperti punya hati.....

Orang Bringin biasa bilang 
“PELEME JOSS TENAN!!!”

Setelah berbincang sana sini, ngalor ngidul ngetan ngulon dengan teman saya selama 1 jam akhirnya saya pamit pulang. Dan inilah kesempatan saya untuk bisa sedikit dapat bocoran tentang pohon mangga yang sudah bikin saya penasaran.

Karena rasa ingin tahu saya lebih besar dari rasa sungkan, akhirnya saya dapat berbincang dengan pegawai rumah tangga si empunya pohon mangga, karena pemilik rumah sedang tidak di rumah. Sebut saja namanya bu Mawar (nama samaran) dan mas Joko (juga nama samaran). Rupanya si empunya pohon adalah seorang perwira polisi di daerah tersebut.

Perbincangan berlangsung di luar pagar rumah.....karena saya tidak diperbolehkan masuk halaman rumah. Hanya sedikit info yang saya dapatkan karena mas Joko dan bu Mawar takut si empunya pohon marah karena saya tidak ijin ke beliau.


Jenis mangga adalah Arumanis, tinggi sekitar4-5 meter, umur kurang lebih 7 tahun.
Lalu bagaimana perlakuannya sehingga buahnya begitu sempurna?
Mas Joko mulai buka rahasia.....

“Biasa om...seperti yang orang lain lakukan ke tanaman mangganya. Atas perintah bapak, saya disuruh memberikan pupuk kandang lethong (kotoran sapi) yang sudah kering sebanyak 40 kg per pohon setahun 2 kali. Pemberian pupuk NPK 1,5kg per pohon sebanyak 2 kali, awal musim hujan dan akhir musim hujan”

“Kemudian setiap bulan selalu disemprot pupuk daun Power Grow yang khusus buat mangga,om. Alhamdulillah hasilnya seperti ini” kata mas Joko.

Pembicaraan berlangsung dalam situasi yang tidak nyaman karena mas Joko dan bu Mawar seperti takut kalau yang punya rumah marah, akhirnya saya sudahi saja. Yang penting saya sudah tahu ilmunya.

Kemudian saya pamitan dan tak lupa saya ucapkan terima kasih. Karena menghormati bu Mawar dan mas Joko saya terpaksa tidak dapat mengambil foto pohon mangga tersebut. 

Sampai di toko kemudian saya pelajari seperti apa sebenarnya pupuk Power Grow tersebut.

Power Grow Khusus Mangga PPC+ZPT adalah pupuk cair lengkap dengan kandungan unsur hara N,P dan K serta unsur hara mikro yang lengkap akan dapat membantu merangsang dan mempercepat proses pertumbuhan , terbentuknya bunga dan pembuahan pada tanaman mangga.

Power Grow khusus mangga PPC+ZPT juga diperkaya dengan TE (trace element) berbentuk chelate yang mudah diserap oleh semua jenis mangga.

Kandungan Power Grow Khusus Mangga PPC+ZPT adalah :

N                : 10,53%
P2O5          : 12,9%
K2O           : 25,06%
Mg             : 3%
Zn              : 1,4%
Fe              : 1,1%
Cu              : 45ppm
Mn             : 16ppm
S                : 5,3%
Ca              : 1,2%
B                : 35ppm
GA3           : 12%
Auxin        : 5%

Pengaplikasiannya adalah 5-10 cc untuk 1 liter air. Semprotkan secara merata ke bagian bawah daun dan batang sebulan sekali.

monggo silahkan dicoba ke tanaman mangga anda

Sunday, July 22, 2018

CIPTAKAN SUPER DURIAN ANDA!!!




MAU PUNYA POHON DURIAN SEPERTI INI?

Tentunya hati kita akan sangat senang ketika kita mempunyai pohon durian yang pohonnya tumbuh prima dan berbuah dengan lebat.

Pohon durian mampu tumbuh optimal di lahan dengan ketinggian 300-1.000 mdpl.  
Untuk menghasilkan pohon yang subur dan berbuah lebat, pohon durian membutuhkan asupan unsur hara yang cukup baik unsur hara makro maupun unsur hara mikro. Hara tersebut dapat dipenuhi dari dalam tanah tempat pohon durian berada.

Namun terkadang unsur hara yang terkandung di dalam tanah tidak mencukupi untuk pohon durian tumbuh dengan optimal. Untuk itu perlu adanya penambahan unsur hara dengan cara pemupukan.

Pemberian pupuk pada pohon durian dilakukan sejak awal penanaman dan pemeliharaan rutin dalam periode tertentu. Pemupukan di luar periode rutin juga dapa dilakukan bila pada tanaman durian ditemukan ada gekala kekurangan unsur hara tertentu dengan melihat kondisi yang ada pada pohon durian.

Untuk mencapai pertumbuhan yang optimal pada umumnya pada lubang tanam pohon durian diberi pupuk kandang sebanyak 20-30 kg. per pohon dan diberi pupuk dasar NPK sebanyak 200 gr. Kemudian pada tahun pertama pemberian pupuk NPK,SP-36,TSP,KCL,ZA diberikan setiap 4 bulan sekali sebanyak 200 gr per pohon. Pupuk kandang juga dapat diberikan paling sedikit setahun sekali.
Pemupukan pada tanaman muda dimaksudkan untuk membantu pertumbuhan vegetatif  agar optimal, memiliki perakaran yang sehat, pertumbuhan batang yang kuat dan daun yang lebat.

Pada tahun kedua dosis pupuk ditambah sebanyak 20 – 25% dari dosis tahun pertama. 
Alangkah lebih baik pemberian pupuk kandang dilakukan sebanyak 2 kali dalam setahun.
Pemberian pupuk adalah dengan cara menggali parit keliling sedalam 15-20 cm di bawah tajuk daun terluar. Taburkan pupuk ke dalam parit secara merata kemudian tutup parit tersebut dengan tanah dan siram dengan air yang cukup agar pupuk dapat meresap ke dalam tanah dan siap untuk diserap akar.
Untuk memenuhi kebutuhan unsur hara mikro sebaiknya pohon durian disemprot pupuk daun yang memiliki kandungan hara lengkap sesuai dengan dosis yang telah ditentukan dalam kemasan pupuk.
.
Pemberian pupuk yang mengandung unsur kalsium dan magnesium bisa bersamaan dengan pemberian pupuk kandang sesuai dengan dosis, pada umumnya sebanyak 5-10 sendok per pohon.

Ketika pohon durian mulai memasuki fase berbuah sekitar umur 3 tahun, pohon durian harus sudah dipersiapkan untuk fase pembungaan maka perlu diberikan pupuk rock phospat sebanyak 800 gr per pohon. Pupuk daun seperti Gandasil B, Growmore atau Gandapan juga harus diberikan secara rutin agar tanaman terangsang untuk membentuk bunga, pembentukan kualitas buah yang optimal dan memberikan nutrisi bagi tanaman setelah berbuah agar kondisinya tetap subur.

Setelah berumur 4 tahun pemberian pupuk NPK ditingkatkan menjadi 1,5 kg per pohon. Pemberian pupuk ini bisa dilakukan bersamaan dengan pemberian pupuk kandang.

Setelah fase berbuah selesai, pemupukan harus tetap dilakukan secara rutin. Dosis pemberian pupuk kandang dapat ditingkatkan menjadi 30-40 kg per pohon.

Setelah semuanya dilakukan dengan rutin maka Anda tinggal menunggu hasil buahnya sembari berdo'a.


SELAMAT MENIKMATI BUAH DURIAN ANDA<

Saturday, July 21, 2018

KONDISI HARA TANAH


Setiap daerah di Indonesia memiliki kondisi tanah dengan karakteristik yang berbeda. Permasalahan yang timbul juga beraneka macam tergantung pada perlakuan manusia dan alam. Pada beberapa daerah tanah mengalami penurunan kualitas yang akan berakibat pada turunnya fungsi tanah bagi tanaman sebagai tempat tumbuh tanaman sehingga hasil yang diharapkan dari tanaman akan tidak tercapai atau tidak maksimal.

Penurunan tingkat kesuburan tanah umumnya dipengaruhi oleh kehilangan unsur hara dari tanah, yang dapat terjadi karena pengambilan hasil tanaman (panen), aliran air permukaan (run off), dan pelindian (leaching). Kehilangan hara karena pemanenan hasil tanaman tergantung pada produksi dan cara panennya. Hal ini sejalan dengan produksi tanaman. Kehilangan karena panen semakin besar  bilamana jerami/limbah hasil samping dari panen ikut terbawa keluar karena jerami/limbah juga banyak mengandung hara. Kandungan beberapa unsur hara dalam tanah relatif kurang, sehingga diperlukan tindakan pemupukan untuk menopang tercapainya sasaran hasil pertanian yang maksimal.

Di dalam tanah unsur hara bergerak dari satu tempat ke tempat lain dan proses pergerakannya dapat berupa hara terlarut dalam air atau dalam larutan tanah. Pergerakan dan jumlah unsur hara yang berpindah ditentukan oleh jenis unsur hara atau senyawa pupuk, sifat tanah, dan kondisi air dalam tanah. Fosfor relatif sukar bergerak dalam tanah, sebab di samping bahan sumber pupuk P yang digunakan berkelarutan rendah, ion fosfat juga kuat terikat pada partikel tanah. Sementara unsur K, unsur N dalam tanah sangat mudah bergerak karena mudah larut dalam air dan tidak kuat terikat partikel tanah.

Unsur hara lebih mudah bergerak dalam tanah yang bertekstur lebih kasar karena mudah meloloskan air. Tanah yang bertekstur kasar juga tidak kuat memegang hara karena kapasitas tukar kationnya (KTK) rendah. Unsur hara dalam tanah bergerak melalui fase cair, sehingga makin banyak air di dalam tanah maka akan mempercepat pergerakan unsur hara dalam tanah.
Akar tanaman akan menyerap unsur hara yang berada di permukaan tanah. Ada 3 proses yang menyebabkan unsur hara dapat berada pada permukaan tanah, yaitu :

1.      Penangkapan oleh akar (root interception)
2.      Aliran massa (mass flow),
3.      Diffusi

Pertumbuhan akar memanjang menyebabkan akar bersentuhan dengan unsur hara. Pada daerah yang unsur haranya telah terserap akar maka kandungan unsur haranya akan berkurang. Karena proses yang terjadi di suatu daerah berbeda-beda maka hal ini menyebabkan perbedaan kadar unsur hara yang terkandung dalam tanah juga akan berbeda-beda.

ZPT NOVELGRO ALPHA

ZPT NOVELGRO ALPHA Novelgro Alpha adalah salah satu produk dari PT Novelvar yaitu berupa zat tumbuh tanaman   berasal dari ekstraksi ...